Anda Dihargai....

Selasa, 9 November 2010

Kenangan-kenangan itu.....

- Bulatnya! -
- Ice On Malaysia -


- Pernikahan Salamah Berahim -
- Pelengkap Majlis -
- Bersama Khair & anaknya(terima kasih yang ambilkan gambar) -

Sabtu, 6 November 2010

How to Develop a Positive Attitude


For many individuals these days it is quite difficult to develop a positive attitude. The economy is down, unemployment is up, and the goods that we need to survive are quickly increasing in price. Conditions such as these hardly make a good basis for a positive attitude but yet a positive attitude is essential to improving your quality of life. Everything you do is affected by the attitude and outlook you have on life. From getting a new job to trying to get a loan to going back to school, all of which are impossible without the right attitude. There are a number of ways to improve your attitude even before you achieve all of your goals and the result will be achievement of your goals sooner that you would have imagined.

One thing you can do to improve your attitude is stop focusing on all the minor bad things in your life. Often negativity is not only brought on as a result of your own feelings but other people situations and impressions as well. We all want to be concerned about others but it should never be to the point where it affects our lives and our thinking. Although you care deeply about your closest friend you should understand that their divorce or loss of job cannot affect our everyday lives. We have to be able to be there for those close to us without letting it take over our lives.

Another thing you can do to improve your attitude and outlook on life is set realistic goals and constantly remind yourself of what those goals are. There are a number of simple ways to do this. Hang a picture of your dream kitchen on your refrigerator or even your dream house. Post an encouraging note on your mirror each night before going to bed so that it s the first thing you see in the morning when you wake up. Record encouraging words that you can listen to whenever you feel down. All of these things will help you to think of the good things in life and remind you what it is all for.

Having no regrets will also help you to get through each day. You shouldn t sweat the things in the past that you are unable to change. Instead you should learn from your mistake and use them to avoid similar problems in the future. Regret can eat away at out happiness when there is really nothing you can do about the past anyway.

Finally, find something to be happy about each day. When you get up the first thing that you should think of is what is good about your life rather than what is bad. We all have negative aspects of our lives but we all also have something to live for as well. Why then do we automatically think of the bad? Think about one thing each day that fills you with happiness and you will soon see your attitude and outlook on life change for the better.

Isnin, 1 November 2010

Renungan dan syukurilah nikmat itu.....

Baca dan renungkan ........
Selagi ibu kita diberi kesempatan oleh Allah swt bersama-sama kita ; janganlah kita menyusahkan lagi hidup ibu kerana selama ini kita telah banyak menyusahkan ibu.

·

KETIKA BERUSIA SETAHUN
IBU SUAPKAN MAKANAN DAN MANDIKAN KITA. CARA KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA HANYALAH DENGAN MENANGIS SEPANJANG MALAM.

APABILA BERUSIA 2 TAHUN IBU MENGAJAR KITA BERMAIN, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN LARI SAMBIL KETAWA TERKEKEH-KEKEH APABILA DIPANGGIL.

MENJELANG USIA KITA 3 TAHUN
IBU MENYEDIAKAN MAKANAN DENGAN PENUH RASA KASIH SAYANG, KITA UCAPKAN
TERIMA KASIH DENGAN MENUMPAHKAN MAKANAN KE LANTAI.

KETIKA BERUSIA 4 TAHUN
IBU MEMBELIKAN SEKOTAK PENSEL WARNA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENCONTENG DINDING.

BERUSIA 5 TAHUN
IBU MEMBELIKAN SEPASANG PAKAIAN BARU, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN BERGOLEK-GOLEK DALAM LOPAK KOTOR.

SETELAH BERUSIA 6 TAHUN
IBU MEMIMPIN TANGAN KITA KE SEKOLAH, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENJERIT : "TAK NAK! TAK NAK!"

APABILA BERUSIA 7 TAHUN
IBU BELIKAN SEBIJI BOLA. CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IALAH KITA PECAHKAN CERMIN TINGKAP JIRAN.

MENJELANG USIA 8 TAHUN
IBU BELIKAN AISKRIM, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENGOTORKAN PAKAIAN IBU.

KETIKA BERUSIA 9 TAHUN
IBU MENGHANTAR KE SEKOLAH, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN PONTENG KELAS.

BERUSIA 10 TAHUN
IBU MENGHABISKAN MASA SEHARI SUNTUK MENEMANKAN KITA KE MANA SAJA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN TIDAK BERTEGUR SAPA DENGANNYA.

APABILA BERUSIA 12 TAHUN
IBU MENYURUH MEMBUAT KERJA SEKOLAH, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENONTON TELEVISYEN.

MENJELANG USIA 13 TAHUN
IBU SURUH PAKAI PAKAIAN YANG MENUTUP AURAT, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN MEMBERITAHU BAHAWA PAKAIAN ITU TIDAK SESUAI ZAMAN SEKARANG.

KETIKA BERUSIA 14 TAHUN
IBU TERPAKSA MENGIKAT PERUT UNTUK MEMBAYAR WANG PERSEKOLAHAN DAN ASRAMA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN TIDAK MENULIS SEPUCUK SURAT PUN.

BERUSIA 15 TAHUN
IBU PULANG DARIPADA KERJA DAN RINDUKAN PELUKAN DAN CIUMAN, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENGUNCI PINTU BILIK.

MENJELANG USIA 18 TAHUN
IBU MENANGIS GEMBIRA APABILA MENDAPAT TAHU KITA DITERIMA MASUK KE IPTA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN BERSUKA RIA BERSAMA KAWAN-KAWAN.

KETIKA BERUSIA 19 TAHUN
IBU BERSUSAH PAYAH MEMBAYAR YURAN PENGAJIAN, MENGHANTAR KE KAMPUS DAN MENGHERET BEG BESAR KE ASRAMA, KITA HANYA UCAPKAN SELAMAT JALAN PADA IBU DI LUAR ASRAMA KERANA MALU DENGAN KAWAN-KAWAN.

BERUSIA 20 TAHUN
IBU BERTANYA SAMA ADA KITA ADA TEMAN ISTEMEWA, KITA KATA, "?ITU BUKAN URUSAN IBU."

SETELAH BERUSIA 21 TAHUN
IBU CUBA MEMBERIKAN PANDANGAN MENGENAI KERJAYA, KITA KATA, "SAYA TAK MAHU JADI SEPERTI IBU."

APABILA BERUSIA 22-23 TAHUN
IBU MEMBELIKAN PERABOT UNTUK RUMAH BUJANG KITA. DI BELAKANG IBU KITA KATAKAN PADA KAWAN-KAWAN?. "PERABOT PILIHAN IBU AKU TAK CANTIK, TAK BERKENAN AKUUU!"

MENJELANG USIA 24 TAHUN
IBU BERTEMU DENGAN BAKAL MENANTUNYA DAN BERTANYAKAN MENGENAI  RANCANGAN MASA DEPAN, KITA MENJELING DAN MERUNGUT, "IBUUU, TOOOOOLONGLAHHH? ."

KETIKA BERUSIA 25 TAHUN
IBU BERSUSAH PAYAH MENANGGUNG PERBELANJAAN MAJLIS PERKAHWINAN KITA. IBU MENANGIS DAN MEMBERITAHU BETAPA DIA SANGAT SAYANGKAN KITA TAPI KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN BERPINDAH JAUH.

PADA USIA 30 TAHUN
IBU MENELEFON MEMBERI NASIHAT DAN PETUA MENGENAI PENJAGAAN BAYI, KITA DENGAN MEGAH BERKATA, "?ITU DULU, SEKARANG ZAMAN MODEN."

KETIKA BERUSIA 40 TAHUN
IBU MENELEFON MENGINGATKAN MENGENAI KENDURI-KENDARA DI KAMPUNG, KITA BERKATA, "KAMI SIBUK, TAK ADA MASA NAK DATANG."

APABILA BERUSIA 50 TAHUN
IBU JATUH SAKIT DAN MEMINTA KITA  MENJAGANYA, KITA BERCERITA MENGENAI KESIBUKAN DAN KISAH-KISAH IBU  BAPA YANG MENJADI BEBAN KEPADA ANAK-ANAK.

DAN KEMUDIAN SUATI HARI
KITA MENDAPAT BERITA IBU MENINGGAL! KHABAR ITU BAGAIKAN PETIR! DALAM
LELEHAN AIR MATA, BARULAH SEGALA PERBUATAN KITA TERHADAP IBU MENERPA
SATU PERSATU.

JIKA IBU MASIH ADA, SAYANGI DIA. JIKA TELAH MENINGGAL, INGATLAH
KASIH DAN SAYANGNYA. SAYANGILAH IBU KERANA KITA SEMUA HANYA ADA SEORANG  IBU KANDUNG 
 
Ibu...semoga kau dirahmatNya dan hidupmu senantiasa berkat.
 

Rabu, 27 Oktober 2010

Sekali lagi.....kuatur bicara.....

    
     Sekali lagi tanggungjawab sebagai khalifah; mengingatkan selagi termampu.....menyatakan kebenaran di atas paksi kebenaran itu tetap suatu kebenaran...maka kusuarakan; dengan nada yang sebaik mungkin...umpama "wal mau izatul hasanah"....

     Ya Allah, Kau sahaja yang mengetahui bagaimana kuharungi dan kesusuri detik waktu ini, bagaimana sukar ku menyusun bicara kata, agar biar mereka jelas lagi faham, Islam itu lembut dan memang memudahkan untuk sesiapa sahaja, di mana jua, dalam apa cara sekali pun.....

     Sesungguhnya apa yang diberikanNya ini suatu kurniaan yang cuba ku terima sebaik-baiknya, sebagai tanda belaian kasih dan sayang Tuhan, peringatan Tuhan kepada hamba jahilNya dan sebagai persediaan seterusnya di hari yang lebih kekal abadi.....

Isnin, 25 Oktober 2010

Persiapan untuk esok : SELAMAT BERJUANG ANAK-ANAKKU... (Peperiksaan Akhir Tahun)

Ziad : BM dan Matematik

Along & Angah : Pendidikan Seni
Angah merealisasikan kreativitinya

   Seperti biasa, malam ini, menjadi guru tusyen. Bersama-sama anak-anak untuk persiapan mereka bagi hari esok, Peperiksaan Akhir Tahun 2010. Siangnya tadi tidak pulak teringat untuk menegah mereka bermain; berbasikal, badminton dan 'main sembunyi-sembunyi'... Sebelum tu, hi-tea di Equatorial Hotel, sebagai Pre Celebrating (agaknya untuk diri ini). Terima kasih semua.....

Kenangan hari esok : 25 Oktober 2010



 
   Semalam yang telah berlalu pergi, kelmarin yang semakin ditinggalkan dan esok yang pasti akan terus menanti... Syukurku padaMu, Ya Allah terus diberikan kesempatan, nikmat dan segalanya ini, demi selangkah dan setapak lagi berbekalkan kudrat yang masih tersisa sebagai hambaMu yang kan terus menegakkan kalimah suci, kalimah Tauhid itu...di pentas kehidupan dunia yang serba fana' ini.

  
  Semakin diri ini mendekati waktu yang satu itu, ajal yang pasti...ini bermakna telah tiga puluh lapan tahun Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang serta Pengampun memberi kesempatan buat diri jahil ini untuk terus hidup dan menghirup begitu banyak nikmatNya di dunia ini. Suatu tempoh yang agak panjang sudah...adakalanya, terasa seperti terhenti sudah langkahku itu, muktamad sudah kalam bicara itu.....namun kugagahi semula, kuharungi kembali demi janjiku terdahulu, demi ikrarku suatu ketika dahulu, juga demi kehidupan anak-anak tercinta.....dikaulah permata hatiku, penguat jiwaku, biarpun sememangnya kalian jugalah ujian terhebatku....Selama tempoh ini jugalah aku sering bermonolog sendiri apakah telah terlaksana segala pengorbanan hidup kurniaanMu ini untukMu atau untuk ad-deenMu yang suci ini....? Atau sekadar diriku ini disibukkan dengan urusan duniawi yang tak pernah kunjung henti.....

Anak-anak permata hatiku...kenangan itu....
Memori bersama - Afnan Syakirah
Nostalgia 5 Ogos 2009



  Sesungguhnya, Ya Allah nikmat usia ini...suatu nikmat amat besar dan berharga dariMu, Pencipta Al-Khaliq kepada hamba-hambaNya. Cumanya terkadang itu, sebagai manusia yang sering terlupa dan terleka dengan seribu satu macam permainan dan godaan dunia.Manusia itu yang seringkali sahaja terlupa tujuan sebenar kewujudannya untuk berdiri di muka bumi Allah yang amat luas ini...seperti peringatanNya :

‘Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia itu melainkan untuk mereka menyembahKu’.


Rasulullah SAW pula pernah bersabda yang mana mafhumnya :

“Sebaik-baik manusia adalah yang diberi umur panjang dan diisi dengan amal soleh. Dan seburuk-buruk manusia adalah yang diberi umur panjang dan umurnya dihabiskan untuk hal-hal yang negatif”.


  Untuk itu jugalah, seiring dengan keupayaan untuk mensyukuri nikmat pertambahan usia ini, yang kini sudah menjejaki angka 38 ini, ku bermohon kepadaMu, Ya Allah agar sentiasa diberi keteguhan hati, kesabaran jiwa dalam menjalani kehidupan di dunia yang penuh dengan godaan ini, agar diri ini senantiasa berada di jalanMu yang satu ini.

Alhamdulillah atas nikmat usia ini.....
     Aku jua memanjatkan doa kepada-Nya agar sisa umur yang entah masih berapa lama lagi dapat aku manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Aku ingin terus menunjukkan pengabdianku padaNya, baktiku pada kedua orang tuaku, khidmatku sebagai isteri dan seorang ibu, serta menebar kebaikan kepada sesama insan, sebagai persediaan untuk diri ini mengadap yang Khaliq kelak.....Kau berikanlah terus kekuatan itu, Ya Kareem agar aku tidak pernah gentar untuk menyatakan yang Haq itu sebagai yang Haq dan yang Batil itu sebagai yang Batil!

   Semoga bertambahnya usia ini akan menjadikan aku lebih baik dari sebelumnya dalam segala perkara.

 Amiin..Ya Rabbal ‘Alamin…

Ahad, 24 Oktober 2010

Kisah Benar : Pengakuan Bekas Paderi Kristian


PRIHATIN PADA AGAMA ISLAM KITA!!!!!


Nama saya Salleh Bin Omar, nama Kristian Joseph.


Saya dilahirkan di Kedah pada 5/5/1940, bapa saya seorang India Muslim dan mak saya orang Banting, Selangor. Bapa saya telah pulang ke India dan emak saya berada di Kedah,Pondok Kg Pisang. Pada 1970 saya telah pergi ke Johor Bahru untuk mencari kerja bersama-sama kawan-kawantetapi gagal. Saya terpaksa tidur di stesen keretapi. Saya telah bertemu dengan seorang paderi bernama Father Chong. Kami diberi layanan istimewa,tempat tinggal, makan dan minum dan tinggal selama 2 tahun. Kami diajar sembahyang dalam bahasa Inggeris. Pada satu hari iaitu dalam tahun 1974, saya telah bertemu dengan seorang paderi besar di Malaysia, dari KualaLumpur bernama Kamaruddin Hj Ahmad. Beliau telah membawa saya tinggal diseksyen 14, Jalan Gasing, Petaling Jaya. Kami belajar selok belok agama Kristian di Gereja Jalan Gasing dan dibina khas! untuk orang Melayu beragama Islam (ada hingga sekarang).Setelah satu tahun saya tinggal disana, saya telah dihantar ke Indonesia selama 6 bulan, belajar cara-cara untuk sembahyang orang mati, talkinkan orang dan macam-macam lagi dalamBahasa Malaysia .


Saya belajar sekali dengan Ibu Tien Suharto yang menjadi pemimpinAgong Wanita Kristian seluruh Asia dan Bendahari Agong wanita Kristian seluruh Indonesia . Saya pulang ke Malaysia, kemudian dilantik sebagai pendakwah dari Perlis hingga ke Johor Bahru. Oleh kerana saya aktif di gereja, saya dihantar pula ke Filipina selama 1 bulan, belajar selok belok Kristian dalam bahasa Inggeris dan Bahasa Malaysia kerana terdapat orang Malaysia ,Singapura dan orang Filipina.
Kemudian saya balik ke Malaysia sebagai pendakwah dibayar RM60.00 sehari, kenderaan percuma, seramai 6 orang. Selepas itu dihantar ke Singapura selama 1 bulan di Port Carzy bersama En Aziz orang Telok Intan. Beliau adalah Setiausha Agong Persatuan Melayu Kristian Singapura. Beliau juga adalah bekas Tentera Udara Di Raja dan berhenti memegang jawatan setiausha agong Kristian Singapore . Apabila dilantik ke gereja saya masih lagi ketua dakwah bersama 6 orang kawan.




Saya dihantar ke Baptish Church di Ipoh, dibekalkan duit RM1,400.00, bersama 2 orang kawan dan sebuah kereta untuk mengkristiankan pelajar-pelajar dan pemuda-pemuda Negeri Perak. Pada bulan Januari saya berasa tak tenteram dan telah bertemu dengan Tuan Ibrahim, Kadi daerah Ipoh
dan membawa saya bertemu MuftiNegeri Perak dan En Azlan, Pengarah Jabatan Agama dan saya terus bertaubat.


Jumlah Kristian seramai 3,000 orang telah dikristiankan, terutama penduduk Negeri Perak dan Johor Bahru, Manjoi dan Rapat Setia (Perak). Cara hendak mengenali mereka Lelaki - Berseluar hitam, berbaju putih, bertali leher hitam, bawa beg James Bond (elaun satu hari RM60.00 ). Perempuan - Berbaju putih skirt hitam dan reben hitam. Di Kuala Lumpur - Daya Bumi, Kota Raya dan Sg Wang Plaza. 





Cara-cara berdakwah:
Mereka akan menemubual, tanya asal terutama pencari kerja. Pendakwah akan belanja makan apa saja, mempelawa tempat tinggal(asrama 120 katil, makan disediakan) didakwah dengan kaset, cara perlahan-lahan diajak sembahyang dengan diberi satu cross selepas dibawa sembahyang akan diberi sejenis air hitam (holy water). Setelah diberi minum 1 minggu lidah menjadi hitam, tidak boleh mengucap dan mendengar azan macam menutup telinga hal dakwah Islam tidak mahu. Air itu khusus untuk orang Islam sahaja. Kewangan gereja RM12.6 juta, sumber dari Sabah, Sarawak , Filipina dan Singapura. 




Motorola adalah penyokong dakwah Kristian ini (terletak di Petaling Jaya, Pulau Pinang dan Senawang). Senawang terlibat seramai 200 orang, ketua di Senawang, Haji Hanapi Saat dan Hj Ismail orang Sungai Petani Kedah. Haji Hanapi bekas guru - akibat desakan hidup terpengaruh dengan Kristian. Sekolah yang paling teruk dilanda Kristian ialah Victoria Institution. Pengetuanya En Ismail Rahim. 20 orang telah Kristian-susah untuk diberi nasihat kerana kebanyakannya anak menteri dan datuk-datuk.


Di Ipoh Sekolah Tengku Abd Rahman (STAR)- 2 orang Sekolah teknik seorang pelajar perempuan (bersalib) telah bertaubat, bila saya tanya, katanya untuk main-main saja, akhirnya dia bertaubat. Banting Kamariah bt Sidek - lepasan sekolah ditarik oleh seorang guru Cina (pendakwah Cina dibayar RM165.00 sehari) En Salleh Omar yang menawarkan cek sebanyak RM10 juta kepada Yusof Noor untuk mengadakan persidangan Kristian sedunia (sebagaimana tersebar di akhbar)1982.


Salasiah bt Sidek- Sekolah Tengku Khursiah, Seremban balik ke Nibong Tebal, accident motor, didalam tudungnya ada salib. Punca terjebak dalam Kristian:

1. Desakan hidup
2. Kurang agama

Beliau telah dapat menarik semula 300-400 orang kepada Kristian.Beliau sekarang bekerja dengan Badan Kebajikan Islam Perak. Beliau mendedahkan juga matlamat 1990 untuk menawan satu Malaysia/Brunei kepada Kristian. Paderi Besar di Malaysia ialah Kamaruddin Hj Ahmad. Pairin Ketingan adalah penaungnya dan saya sebagai timbalan padri itu. Beliau telah dihantar ke Melaka (masjid paling banyak). Beliau pergi setiap masjid bertanya imam dan bilal untuk membuat kajian mengapa umat Islam malas ke masjid. Selepas mesyuarat 3 hari saya hantar 6 orang pendakwah, tidak sampai sebulan 400 orang telah masuk Kristian di Melaka.



Target Kristian: Pemuda yang tidak faham agama, ada yang tidak tahu Fatihah dan dengan rock-pameran di kapal-kapal. Cara untuk masuk Kristian, mereka perlu gambar 2 keping dan duit setem $7.00 pergi ke mahkamah di Selangor, Kedah, Kuala Lumpur angkat sumpah. Nama dalam kad pengenalan tidak ditukar (sukar nak dikesan).  Beliau beri penerangan kepada:
1. Polis Bukit Aman,
2. Pusat Islam (untukmenyedarkan umat Islam) 

Bila dibaca kitab tidak akan terpengaruh dengan Kristian ini. Seorang bekas padri Abd Rahman Yaakob(Pengarah Anti Dadah,Batu Gajah) pernah menjadi padri selama 23 tahun. En Abd Rahman adalah berdakwah didalam bahasa Inggeris. Beliau sebagai padri dikenakan 4 syarat
1. Tidak boleh hisap rokok
2. Tidak boleh minum arak
3. Tidak boleh makan benda-benda berdarah
4. Tidak boleh kahwin.


 
Holy water dibawa dari Indonesia (Ketua paderi Indonesia) bapak Bruto yang menyediakan air ini. Percetakan buku-buku Kristian di Cheras telah disiasat dan mereka ada lesen. Ketua padri Kamaruddin Hj Ahmad. Dalam pada berdakwah Kristian sebanyak 3 negeri tak boleh dimasuk Kristian iaitu,Kelantan, Kedah dan Terengganu, mereka pernah dipukul hingga patah tangan.






PENGUMUMAN - HARAP DISAMPAIKAN! KPD ORANG ISLAM KITA
"Sebarkanlah walau satu ayat pun"

(Sabda Rasulullah SAW) "Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan
mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya,
maka sesungguhnya ia telahmendapat kemenangan yang besar."


(Surah Al-Ahzab:71) 
demi kebaikan kita bersama untuk suami,isteri,anak-anak,kaum keluarga,saudara- mara, sahabat-handai dan generasi akan datang yang kita sayangi. 'Agungkanlah dan laungkanlah
'Allah hu Akbar'....maha suci Allah.

Memori-memori itu.....

Bersama Muzaimah; setelah tidak berjumpa selepas 1989.....

Anak buah kedua; Afnan Khadijah......

Bersama Sara Zulaikha yang tembam!

 Antara kenangan terindah Syawal lalu, bersama Aisyah Wahid dan ibunya.    
  


Hari terakhir sebelum cuti Raya yang lalu, bersama Syhikin dan Syakira Farha, mereka sepupu rupanya!
          As-Syahid Imam Hassan Al-Banna telah menyifatkan, “Ukhuwwah ialah ikatan hati dan jiwa yang diasaskan oleh aqidah. Di mana aqidah merupakan ikatan yang paling kukuh dan bernilai. Ia juga merupakan natijah keimanan, manakala perpecahan adalah sebahagian dari kekufuran.”

          Oleh yang demikian, setiap kita sebagai daie perlulah memahami bahawa perpaduan dan kesatuan merupakan suatu kekuatan. Kesatuan tidak akan lahir tanpa kasih sayang. Darjat kasih sayang yang paling rendah ialah seseorang itu merasa senang dan tenteram terhadap saudaranya. Manakala darjat yang paling tinggi ialah seseorang itu mampu mengutamakan saudaranya melebihi dirinya sendiri.

          Sifat ini juga disebut “ithar”. Mengikut kata Abdullah Nasih Ulwan, ukhuwwah Islamiyyah (persaudaraan Islam) merupakan anugerah suci dari Allah SWT dan merupakan sebagai suluhan Rabbaniah dan nikmat Ilahiyyah.

Firman Allah yang bermaksud:
Dialah yang memperkuatkan kamu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mukmin dan menyatukan hati-hati mereka. Sekiranya kamu belanjakan semua (kekayaan) yang ada di bumi, nescaya kamu tidak dapat menyatukan hati-hati mereka, akan tetapi Allah telah menyatukannya. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(Surah Al-Anfal: 62-63).

Dalam ayat yang lain Allah SWT menjelaskan bahawa tiada persahabatan tanpa taqwa. Maksudnya:
Teman-teman rapat pada hari itu sebahagiannya menjadi musuh bagi sebahagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa. (Al-Zukhruf: 67)

Bagi mereka yang menghayati konsep ukhuwwah Islamiyyah di dalam kehidupan, mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu. Di dalam hadith yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah s.a.w. bersabda;
Tiga macam orang yang mendapat kemanisan iman; iaitu orang yang mengasihi Allah dan Rasul-Nya melebihi rasa kasihnya kepada yang lain, yang mengasihi seseorang semata-mata kerana Allah dan yang membenci kepada kekufuran setelah ia diselamatkan dari kekufuran sama seperti dia benci untuk melompat ke dalam api.”

Inilah ukhuwwah paling abadi bagi seorang yang bergelar isteri.....

Ahad, 3 Oktober 2010

Tetamu Paling Istimewa Syawal 1431H

Tetamu paling istimewa Syawal tahun ini berkunjung tiba di teratak kami.... Sedari awal, juadah disediakan...almaklum lah setelah sekian lama tetamu istimewa ini tidak berkesempatan untuk menjelang ke sini...
Antara juadah yang kusediakan, juga istimewa.... "Tuna Spaghetti"...namun, dek cadangan abang, ku menyediakan dua jenis Spaghetti...yang keduanya, telah diubahsuai mengikut selera orang Melaka yang memang suka pedas...

Tuna Spaghetti pedas....

Tuna Spaghetti
Angah dengan atuknya
..bersama ibuku sayang
Lama tak bergambar berdua begini....
Juadah disediakan tidaklah sebanyak mana, tetapi cukup sekadar melambangkan rasa kegembiraan kami menerima kedatangan mereka, ibu, abah yang disayangi lagi dihormati...

Sajian alakadar semata...
Bila atuk bercerita....


Rabu, 29 September 2010

9 Sifat Seorang Pemimpin yang Baik


1. Pemimpin mestilah dari orang yang mengharapkan akhirat, ikhlas kepada Allah, mempunyai hati yang sejahtera dan sunyi dari penyakit-penyakit hati yang meruntuhkan amalan seperti riya’, tidak kasihkan pangkat dan jawatan, tidak berebut untuk jadi pemimpin atau sombong dan lain-lain.

2. Mempunyai akal yang waras, kebijaksanaan, pengalaman dan luas pemerhatian, berupaya mengalisa berbagai persoalan serta dapat memahami dan bertindak dengan baik terhadapnya. Ia mestilah bukan seorang yang kerap lupa (pelupa) atau tertutup pemikirannya.

3. Mesti bersifat dan berakhlaq lemah-lembut, kasihan belas dan mudah berurusan. Pimpinan akan terdedah kepada pelbagai ragam manusia. Oleh itu pimpinan perlu memudahkan urusan manusia lainnya dan jangan menjauhkan dan menjarakkan diri dari pergaulan dengan masyarakat.

4. Berani dan bermaruah dan tidak penakut atau membuta tuli. Alangkah bahanya ke atas jamaah jika terdapat pimpinan yang penakut dan bertindak membuta tuli. Dasar keberanian ialah ketetapan hati dan kepercayaan terhadap Allah serta kosong hati dari sifat wahan, iaitu kasihkan dunia dan takut mati. Keberanian yang dituntut ialah berterus terang dalam menyatakan kebenaran, menyembunyikan rahsia, mengakui kesalahan, dan berlapang dada.


5. Tawaddhu’ dan tidak meninggi diri ke atas orang lain. Kesombongan adalah penyakit yang menyebabkan hati tertutup untuk didekati. Inilah penyakit yang paling sukar diubati oleh pimpinan.

6. Menunaikan janji dan perjanjian. Akhlak ini adalah antara akhlaq yang paling dituntut ke atas umat Islam secara umum dan bagi mereka yang bekerja dalam jamaah secara khusus. Akhlaq ini akan mewujudkan suatu suasana kerja yang damai, penuh dengan kepercayaan, ketenangan dan kerjasama. Menunaikan janji adalah suatu tuntutan agama dan mengingkari janji akan memahatkannya sebagai calon ‘munafik’.

7. Sabar. Pimpinan adalah golongan yang paling banyak dijui dengan kesabaran. Pimpinan perlulah golongan yang paling banyak bersabar di dalam menghadapi kerenah ahli-ahli dalaman serta ancaman luaran. Kerana kesabaran pimpinan akan menjadi ukuran kepada anggota bawahan untuk terus cekal dan istiqomah dalam perjuangan.

8. Suci diri dan mulia. Antara cirri seorang pemimpin adalah orang yang mampu mengawal diri dari mengikut tuntunan hawa nafsunya dan keseronokan dunia. Ia perlulah mampu mengawal diri dari mengikut hawa nafsu dan menjadi contoh yang baik untuk diikuti oleh orang bawahannya.

9. Adil dan saksama walaupun kepada diri sendiri. Pemimpin perlu bersikap adil dan saksama. Adil beerti meletakkan sesuatu pada tempatnya, memberi hak kepada mereka yang berhak menerimanya dan membuat keputusan dengan adil walaupun ia akan merugikan dirinya sendiri.

Sabtu, 25 September 2010

Ziad cipta kejayaan..

Tersenyum bangga!
Hari ini, perginya dengan tangisan pada awalnya.... Kepulangannya dengan senyuman penuh kebanggan... Muhammad Usamah Ziad, dihantar oleh Sir sampai ke rumah, sebab kawan-kawan lain tak hadir untuk latihan.. Yang buat terkejut, si bertuah sorang ni, beri salam penuh selamba...sambil berkata,"Sir yang hantar, nah..." sambil menghulurkan kepadaku Sijil dan tali pinggang kuning barunya....

Rabu, 22 September 2010

Sebentar je ni.....

Persiapan akhir untuk esok
Masih lagi bersama anak sulungku, Abdullah Muzakkir bin Ahmad Shaipuddin, yang akan terus berjuang esok untuk subjek English dan Sains. Di penghujungnya pula ada Ujian Aptitud(ujian kelayakan) untuk ke Sekolah Berasrama Penuh.

English, Science dan Ujian Aptitud
Semoga UPSR yang kau duduki tahun ini benar-benar bermakna untuk dirimu, sayang.... Bila kukenang kembali betapa sukarnya dikau dua belas tahun nan lalu, untuk mendapatkan sebuah kehidupan sejurus selepas kau dikurniakan kepada kami....akibat Chronic Lung Disease yang kau perolehi..... Tujuh puluh tujuh hari lamanya, ku menanti untuk memangku dan mendakap anak yang kulahirkan sendiri julung-julung kalinya dengan penuh keperitan dan kepayahan melalui detik-detik cemas dan penuh gusar...berbekalkan doa dan pengharapan di siang harinya dan munajat berpanjangan di lebihan hari dan malamnya....

X-Ray pesakit Chronoc Lung Disease

Muzakkir sayangku, ibu doakan agar Allah akan sentiasa bersama perjuanganmu, insya Allah. Doa ibu dan ayah akan sentiasa bersamamu, semoga hayat yang dipinjamkan oleh Allah kepadamu ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk dirimu dan agama, bangsa serta  negara....

....Amin.... :]

Jumaat, 17 September 2010

Berkunjung mengunjungi - Raya 1431H

Keluarga Makcik Safiah

Raya ketiga, di rumah ibu, meriah dengan kedatangan Makcik Safiah(Kelang) sekeluarga. Anak-anaknya yang turut berkunjung, abg Razak & co., abg Zakaria & co. dan Musa & co. Meriah dengan budak-budak... Esoknya pula, makcik Leha(JB) datang bersama-sama anak-anaknya, kak Jalila dan kak Nor Faizah serta anak/menantu/besan...ramai juga

Rumah yang dikunjungi pula, hanya bebrapa rumah sahaja. Raya keempat, pagi hari ke rumah makcik Ala di Durian Tunggal, makcik seorang saja di rumah, kedua-dua orang cucunya dah masuk kerja.

Posing kat rumah makcik Ala


Selepas itu, rushing ke Merlimau, rumah rakan yang menjemput, setelah sekian lama tak bertemu, terakhir rasanya, masa dia kahwin, aku dan abang datang(lebih awal) daripada jemputan lain..pada majlis itu. Tak lupa kami dengan keenakan resepi nasi ayam penyek masakan Enab, dan satu lagi Cheese Tart beliau. Memang sedap lah...!

Aku, Enab dan Asmaa'
Cheese Tart buatan Enab...sedap!

Dalam perjalanan pulang dari rumah Enab, kami sempat berkumjung untuk julung-julung kalinya beraya ke rumah Mak Ngah; 'family tailor' kami... Biasanya datang bawak kain atau amek baju yang dah siap dijahit, tapi kali ini datang beraya... Mak Ngah nampak gembira sangat....Lepas tu, singgah ke rumah Teh Mah, tapi macam tak ada orang je(bertutup pintu rumah dan grill nya), tapi rupa-rupanya mereka ada...

Yang berkunjung ke rumah pula, tak lah seramai rumah ibu & abah... tetamu sulung kami, Sabariah sekeluarga...dapatlah mereka merasa laksa Terengganu masakan abang.. Memang pandai mereka sekeluarga menjamu selera dengan apa yang dihidangkan...

Laksa Terengganu(kuah putih)
Bersama tetamu paling muda Lebaran ini;  Ahmad Iyaad(30 hari)

Keluarga kedua yang berkunjung ialah abang Isa; Bkt Piatu sekeluarga... Kemudian, keesokannya tibalah Rombongan Che Kiah(seperti nama album yang digunakan dalam facebook salah seorang)...bekas murid batch SPM '06, dari kelas 5 Ibn Rusyd. 3 buah kereta, sejumlah 11orang semuanya yang 'menyergah' rumahku petang itu... Apa lagi, juadah paling cepat yang dapat kusediakan untuk mereka, mee goreng lah...

Kesebelasan bekas puteri didikanku
Sempat lagi berposing di Wakaf depan rumah
Sehari penuh(Raya keenam), tiada tetamu...sesuai dengan keadaan perut, kaki yang kurang sihat. Dino sekeluarga memeriahkan semula aura Lebaran pada petang raya ketujuh... Rezeki buat mereka, Nasi Dagang...sekali lagi resepi suamiku.... Sejenak selepas itu, panggilan telefon dari Sufia Ishak bersama 5 orang yang lain hampir-hampir berkunjung ke rumah kuarters di Meltec... Tapi, alhamdulillah, mereka juga dapat tiba beraya di rumah, menjamu selera dengan Nasi Dagang yang ada....pandai juga mereka ni menjamah 'selera Terengganu' ni...

X 5 Ibn Khaldun 2006
Posing lagi.....
Ada lagi tetamu yang lebih istimewa, malam raya ketujuh.....nantikan, bisikan hatiku ini.....
Related Posts with Thumbnails